Safety Stock Dalam Manajemen Gudang, Bagaimana Cara Menghitungnya?

Safety stock, Sumber: AI

Menjaga stabilitas ketersediaan barang merupakan salah satu tantangan terbesar dalam dunia pergudangan. Ketersediaan stok yang terlalu banyak tentu dapat membebani biaya penyimpanan. Di sisi lain, stok yang terlalu sedikit dapat menyebabkan stockout dan hilangnya potensi penjualan. Alasan inilah yang menjadikan perusahaan perlu memiliki safety stock.

Secara sederhana, safety stock adalah stok cadangan yang disimpan di gudang sebagai langkah antisipasi ketika terjadi lonjakan permintaan ataupun keterlambatan pasokan produk dari supplier. Ketika terdapat safety stock, operasional perusahaan bisa tetap berjalan lancar, sekalipun terjadi kondisi yang tak terduga.

Namun yang menjadi pertanyaan, seberapa banyak stok cadangan yang dibutuhkan perusahaan untuk memastikan operasional tetap lancar tanpa mengalami pembengkakan biaya penyimpanan dan kekosongan stok? Selengkapnya bisa Anda simak di sini.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Safety Stock

Faktor yang mempengaruhi safety stock, Sumber: AI
Faktor yang mempengaruhi safety stock, Sumber: AI

Setelah mengetahui safety stock adalah, lalu apa saja faktor yang mempengaruhi jumlah stok cadangan yang dibutuhkan sebuah perusahaan. Berikut ini adalah beberapa diantaranya.

1. Variasi Permintaan

Dalam dunia bisnis, permintaan pelanggan sering kali menjadi hal yang tidak terduga. Hal ini mungkin sudah bisa diantisipasi oleh perusahaan besar yang sudah cukup lama berkecimpung di dunia bisnis dan memiliki data penjualan lengkap. Berbeda dengan pemula yang masih menerka-nerka laju bisnisnya, serta belum memiliki data yang bisa dijadikan acuan pasti.

Padahal, ketidakstabilan permintaan pelanggan ini sangat berpengaruh terhadap jumlah safety stock yang dibutuhkan. Semakin tidak stabil permintaan pelanggan, maka semakin besar pula safety stock yang dibutuhkan. Dengan kata lain, variasi permintaan yang tidak stabil ini akan memperbesar modal perusahaan untuk kebutuhan pemenuhan stok barang.

2. Tingkat Pelayanan

Service level atau tingkat pelayanan juga berpengaruh terhadap banyak sedikitnya safety stock yang dibutuhkan suatu perusahaan. Di mana perusahaan yang memiliki target pelayanan tinggi terhadap pelanggan, maka safety stock yang perlu disiapkan pun menjadi semakin tinggi.

Misalnya, perusahaan yang menetapkan target ketersediaan barang hingga 99%, maka kebutuhan stok cadangan mereka pun lebih banyak dibandingkan dengan perusahaan yang menetapkan service level 85%, begitu juga sebaliknya.

3. Lead Time Supplier

Lead time adalah waktu yang diperlukan terhitung sejak perusahaan melakukan pemesanan ke supplier hingga barang diterima. Nah, ketika lead time dari supplier sering berubah-ubah, maka sebaiknya safety stock perusahaan lebih besar.

Tujuannya tentu untuk mengantisipasi keterlambatan pengiriman yang berisiko pada kekosongan stok. Biasanya, perubahan lead time ini akan semakin rentan dalam kondisi tertentu, misalnya ketika terjadi bencana alam, ketidakstabilan politik dan kondisi tak terduga lain.

4. Akurasi Forecast

Seperti yang disebutkan sebelumnya, permintaan pelanggan yang tidak dapat diprediksi bisa menyebabkan penambahan jumlah safety stock yang dibutuhkan perusahaan. Di sisi lain, perusahaan yang mampu memprediksi penjualan secara akurat, umumnya membutuhkan safety stock yang lebih kecil.

Prediksi penjualan yang akurat ini disebut dengan akurasi forecast. Dan biasanya hal ini lebih mudah dilakukan oleh perusahaan yang memiliki database penjualan lengkap. Serta perusahaan yang sudah memiliki strategi pemasaran baik dan matang.

Empat faktor di atas merupakan tolok ukur untuk menentukan besar kecilnya safety stock yang dibutuhkan perusahaan. 

Setelah mengetahui faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan, kemudian bagaimana cara menghitung safety stock? Dalam hal ini, perhitungan safety stock adalah hal yang pasti untuk menjaga stabilitas perputaran modal perusahaan. Dengan begitu, Anda membutuhkan rumus yang tepat untuk mendapatkan angka yang pasti.

Rumus dan Cara Menghitung Safety Stock

Menghitung safety stock, Sumber: AI
Menghitung safety stock, Sumber: AI

Untuk mendapatkan perhitungan safety stock yang ideal untuk perusahaan Anda, rumus ini akan membantu. Catat dengan baik.

Safety Stock = (Permintaan Maksimum x Lead Time Maksimum) – (Permintaan Rata-rata x Lead Time Rata-rata)

Dari rumus di atas, seperti ini contoh perhitungan dalam praktik real di perusahaan.

  • Permintaan maksimum per hari = 200
  • Permintaan rata-rata perhari = 150
  • Lead time maksimum = 6 hari
  • Lead time rata-rata = 4 hari

Maka:

Safety Stock = (200×6 – (150×4)

= 1200 – 600

= 600 unit

Artinya, perusahaan dengan kondisi seperti di atas membutuhkan safety stock sebesar 600 unit sebagai antisipasi ketidakpastian. Angka tersebut merupakan jumlah ideal yang harus dipenuhi perusahaan.

Ya, dengan perhitungan yang tepat, berbagai risiko yang dapat merugikan perusahaan akibat stok kosong yang terminimalisir. Seperti hilangnya potensi penjualan, berkurangnya kepercayaan pelanggan hingga terganggunya operasional perusahaan dalam jangka panjang.

Pemilihan Rak yang Tepat Turut Mendukung Manajemen Gudang yang Baik

Konsep flow gudang, Sumber: pexels.com
Pemilihan rak untuk manajemen gudang, Sumber: pexels.com

Setelah memahami safety stock adalah dan bagaimana cara menghitung jumlah safety stock yang dibutuhkan perusahaan, ada satu faktor lagi yang turut mendukung manajemen gudang yang baik, yakni pemilihan rak yang tepat.

Meskipun terlihat sepele, pemilihan rak yang tepat akan membantu manajemen gudang menjadi lebih mudah. Bahkan, pemilihan rak juga dapat mendukung sistem pergudangan yang Anda jalankan, seperti FIFO, LIFO, FEFO atau Average.

Nah, untuk mendapatkan rak yang tepat sesuai kebutuhan, Anda bisa custom di Rak Minimarket Indonesia. Di sini Anda bisa custom rak sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi gudang.

Mulai dari ukuran rak, kapasitas, material hingga layout rak gudang bisa disesuaikan dengan kebutuhan serta keinginan Anda. Perihal harga, produsen rak terbaik di Indonesia ini menawarkan harga yang sangat kompetitif untuk kualitas produk terbaik.

Selain rak gudang, Anda juga bisa custom rak supermarket dengan berbagai spesifikasi. Untuk informasi lengkap dan pemesanan bisa Anda lakukan di sini.