Stok barang yang melimpah dan kapasitas gudang yang penuh sering kali menimbulkan kelalaian terkait tanggal kadaluwarsa produk. Penerapan sistem gudang yang tepat pun bisa menjadi solusi untuk masalah ini, salah satunya yaitu sistem FEFO. Ya, sistem FEFO adalah metode pengelolaan stok yang efektif untuk produk dengan masa guna pendek.
Sayangnya, tidak sedikit yang masih belum memahami bagaimana prinsip kerja dari sistem ini, sehingga risiko produk kadaluwarsa meningkat. Jika dibiarkan tanpa penanganan segera, tentu hal ini akan menimbulkan kerugian besar pada bisnis Anda. Maka dari itu, mari kenali apa itu sistem FEFO.
Di bawah ini akan dibahas lengkap tentang definisi dari sistem FEFO, keunggulan hingga cara kerjanya. Simak sampai akhir!
Sistem FEFO Adalah: Definisi dan Keunggulannya

FEFO (First Expired, First Out) adalah metode pengelolaan stok pada pada gudang yang mengutamakan barang dengan tanggal kadaluwarsa paling dekat untuk dikeluarkan terlebih dahulu.
Sekilas, metode ini mungkin tampak sama dengan FIFO (First In, First Out) yang mengutamakan produk yang pertama kali masuk. Tapi dalam praktiknya, metode FEFO lebih mengutamakan tanggal berlaku produk. Artinya, produk yang memiliki masa berlaku pendek akan tetap dikeluarkan terlebih dahulu meski masuk belakangan.
Sistem pengelolaan stok gudang ini sangat cocok diterapkan untuk produk yang memiliki masa penyimpanan terbatas. Beberapa contoh produk yang termasuk di dalamnya misalnya makanan dan minuman, produk susu, obat-obatan, kosmetik dan nahan kimia dengan masa pakai rendah
Dengan menerapkan metode ini, risiko produk kadaluwarsa pada barang dengan masa simpan rendah tersebut bisa sangat diminimalisir. Ya, khusus untuk produk dengan masa kadaluwarsa terbatas, sistem FEFO dapat memberikan manfaat yang sangat besar, seperti:
1. Risiko Kerugian Terminimalisir
Keunggulan utama dari penerapan sistem FEFO adalah, dapat meminimalisir kerugian akibat barang kadaluwarsa. Bayangkan, ketika sistem gudang yang diterapkan hanya mengandalkan tanggal produk masuk dan keluar, maka risiko produk kadaluwarsa akan lebih tinggi.
Padahal, untuk produk-produk tertentu seperti yang disebutkan di atas, lebih penting untuk mempertimbangkan masa kadaluwarsa ketimbang sekadar tanggal masuk dan keluar produk.
2. Pengelolaan Gudang Mudah
Saat sistem FEFO sudah bisa dijalankan secara rapi, pengelolaan gudang menjadi jauh lebih mudah dan praktis. Anda tidak perlu lagi mencari produk dengan risiko kadaluwarsa secara manual. Mengingat setiap produk sudah memiliki penanda terkait tanggal expired-nya.
Bayangkan, jika Anda menjual produk makanan, kosmetik atau obat-obatan kadaluwarsa. Tentu kelalaian ini dapat menimbulkan masalah besar, bahkan menjadi fatal.
Dua keunggulan tersebut menunjukkan bahwa sistem FEFO adalah metode terbaik untuk produk dengan masa simpan pendek.
Cara Kerja Sistem FEFO

Di atas, telah dijelaskan bahwa sistem FEFO adalah metode pengelolaan stok barang yang mengutamakan masa simpan. Nah, untuk memastikan sistem tersebut berjalan sesuai, Anda bisa mengikuti beberapa langkah mudah berikut:
1. Catat Tanggal Kadaluwarsa Setiap Barang
Langkah krusial yang sangat penting dalam penerapan sistem FEFO adalah mencatat tanggal kadaluwarsa barang secara teliti. Pastikan detail catatan rinci, jelas dan bisa dibaca oleh seluruh petugas gudang.
Untuk mempermudah pencatatan tanggal kadaluwarsa, Anda bisa menggunakan tabel berisikan kolom: nama produk, tanggal kadaluwarsa, kode batch (jika tersedia).
Pencatatan secara detail ini akan memudahkan petugas gudang dalam menentukan prioritas barang yang harus dikeluarkan terlebih dahulu.
2. Buat Pengelompokan Barang
Meski sudah dicatat secara rinci dan jelas, namun ketika penataan barang dilakukan secara acak dan sembarang, tentu akan mempersulit sistem manajemen gudang. Oleh sebab itu, Anda perlu mengelompokkan barang berdasarkan tanggal kadaluwarsa.
Ya, berbeda dengan pengelompokkan barang pada gudang yang umumnya dilakukan berdasarkan jenis produk. Di sini Anda lebih ditekankan untuk meletakkan barang sesuai dengan tanggal expired terdekat di bagian paling depan dan mudah dijangkau.
Cara ini sekaligus akan memudahkan petugas gudang tanpa harus rutin mengecek data melalui sistem komputer.
3. Gunakan Sistem Penandaan Warna
Meski sudah mengelompokkan barang sesuai tanggal kadaluwarsa, lengkap dengan pemosisian barang yang tepat, namun kekeliruan masih bisa terjadi. Untuk meminimalisir hal tersebut, Anda bisa menggunakan sistem warna.
Contoh mudah dalam penerapan warna yaitu dengan memilih 3 warna berbeda. Seperti warna merah sebagai penanda produk yang akan kadaluwarsa 1 bulan lagi, kuning untuk produk dengan masa kadaluwarsa 2-3 bulan dan hijau untuk produk dengan masa kadaluwarsa lama.
Penandaan warna menjadikan sistem FEFO bisa dijalankan dengan lebih praktis dan terkontrol.
Jika Anda sudah menerapkan langkah-langkah di atas, selanjutnya Anda bisa melakukan pengoperasionalan gudang dengan lebih mudah. Produk dengan masa expired pendek yang sudah ditandai melalui warna dan posisi pallet bisa diprioritaskan untuk segera dikeluarkan.
Maksimalkan Sistem Gudang Anda dengan Penggunaan Rak Berkualitas

Selain menyiapkan sistem manajemen gudang, Anda juga bisa memaksimalkan fungsi gudang dengan memilih rak berkualitas. Dalam hal ini, Anda bisa mengandalkan Rak Minimarket Indonesia.
Ya, produsen rak gudang dan rak minimarket terbaik di Indonesia ini menyediakan rak berkualitas dengan harga terbaik. Di sini, Anda bisa bebas custom rak sesuai dengan kebutuhan, mulai dari ukuran, model hingga ketebalan besi yang digunakan.
Proses pemesanan pun bisa dilakukan secara mudah, dan rak bisa dikirim ke alamat Anda setelah proses pengerjaan selesai. Untuk detail informasi terkait biaya, cara pesan dan lainnya, Anda bisa segera hubungi Rak Minimarket Indonesia.



