Kerusakan barang selama berada di gudang bisa menjadi kerugian yang cukup besar bagi bisnis retail. Produk yang kemasannya penyok, pecah, terkena air, atau mengalami penurunan kualitas tentu susah dijual dengan harga normal. Jika terjadi pada banyak stok sekaligus, barang rusak di gudang membuat biaya operasional membengkak tanpa menghasilkan pemasukan.
Risiko tersebut memang menjadi tantangan tersendiri, terutama karena terkadang barang disimpan di dalam gudang dalam waktu yang cukup lama. Namun, meskipun disimpan dalam waktu yang cukup lama, bukan berarti tidak ada langkah yang bisa dilakukan untuk menurunkan risiko kerusakan barang tersebut.
Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa cara yang cukup efektif untuk menekan risiko barang rusak di gudang agar stok tetap aman dan kerugian bisnis dapat diminimalkan. Simak ulasannya!
Penyebab Barang Rusak di Gudang yang Sering Terjadi

Seperti disinggung sebelumnya, kerusakan barang yang disimpan di dalam gudang memang berisiko untuk rusak. Ada beberapa hal yang menjadi biang dari masalah ini, di antaranya:
- Penumpukan barang terlalu tinggi, terutama jika produk di bagian bawah tidak dirancang untuk menahan beban besar sehingga kemasan dapat penyok atau isi barang ikut mengalami kerusakan
- Kondisi gudang terlalu lembab, yang dapat memicu munculnya jamur, merusak kemasan berbahan kertas, serta menurunkan kualitas produk tertentu
- Barang diletakkan langsung di lantai, sehingga lebih mudah terkena air, debu, kotoran, maupun kelembaban yang berasal dari permukaan lantai
- Penataan stok yang tidak teratur, membuat proses mengambil atau memindahkan barang menjadi kurang leluasa dan meningkatkan risiko produk terjatuh atau terbentur
- Kesalahan saat memindahkan barang, seperti menarik, melempar, atau menumpuk produk tanpa memperhatikan karakter dan kondisi kemasannya
- Tidak melakukan pengecekan kondisi gudang secara berkala, sehingga masalah seperti atap bocor, genangan air, atau kerusakan fasilitas baru diketahui setelah menimbulkan dampak kerusakan pada barang yang disimpan
- Sirkulasi udara kurang baik, sehingga panas dan kelembaban dapat terperangkap di dalam ruangan dan mempengaruhi kondisi produk maupun kemasannya
Jika beberapa kondisi tersebut terjadi bersamaan, potensi kerusakan stok tentu menjadi semakin besar. Karena itu, Anda perlu mengetahui strategi pengelolaan gudang yang tepat agar barang yang disimpan tidak cepat rusak.
Cara Mengurangi Risiko Barang Rusak di Gudang

Berbincang tentang kerusakan barang yang disimpan di dalam gudang, ada beberapa cara yang bisa diaplikasikan untuk mengurangi risiko kerusakan tersebut. Beberapa cara yang dimaksud di antaranya:
1. Atur Penataan Barang Berdasarkan Karakternya
Salah satu hal penting terkait penyimpanan barang di gudang adalah menata barang sesuai karakternya. Perlu dipahami bahwa barang yang disimpan bisa jadi memiliki karakter yang berbeda sehingga penempatannya pun perlu diperhatikan. Misalnya, Anda tentu harus membedakan penyimpanan barang yang mudah pecah dengan produk yang sensitif pada kelembaban.
Selain karakter produk, perhatikan juga ukuran dan berat masing-masing barang. Barang yang berat sebaiknya tidak ditempatkan di posisi terlalu tinggi jika dapat meningkatkan risiko jatuh ketika diambil.
Sebaliknya, produk yang ringan dapat ditempatkan di bagian yang lebih mudah dijangkau sesuai kebutuhan. Penataan seperti ini membantu mengurangi kemungkinan barang tertindih atau terjatuh selama aktivitas gudang berlangsung.
2. Jaga Gudang Tetap Kering dan Memiliki Sirkulasi Udara
Kondisi lingkungan gudang memiliki pengaruh besar terhadap kondisi barang yang disimpan di dalamnya. Ruangan yang lembab dapat menjadi masalah terutama untuk produk dengan kemasan kardus, kertas, kain, atau material yang sensitif terhadap air. Karena itu, kondisi lantai, dinding, atap, dan area penyimpanan perlu diperiksa secara berkala.
Dalam hal ini, sirkulasi udara juga perlu diperhatikan agar panas dan kelembaban tidak terjebak di dalam ruangan. Gudang yang terlalu tertutup tanpa pertukaran udara yang baik dapat menciptakan lingkungan yang kurang ideal untuk penyimpanan produk.
Selain itu, pastikan pula barang tidak ditempatkan di area yang berpotensi terkena air. Kebocoran atap, rembesan dinding, atau genangan di lantai dapat merusak sejumlah stok dalam waktu singkat jika tidak segera ditangani. Pemeriksaan rutin menjadi penting, terutama setelah hujan deras atau ketika terjadi perubahan kondisi pada bangunan.
3. Terapkan Sistem Rotasi Stok
Barang yang terlalu lama tersimpan memiliki risiko kerusakan yang lebih besar. Karena itu, agar risiko barang rusak di gudang cenderung rendah, terapkan sistem rotasi stok yang tepat. Sistem manajemen gudang seperti FIFO atau FEFO dapat digunakan sesuai kebutuhan bisnis.
Dengan sistem tersebut, barang yang lebih dulu masuk atau lebih dekat dengan batas masa simpannya dapat diprioritaskan untuk dikeluarkan. Selain itu, rotasi stok juga membantu mencegah barang lama tertinggal di bagian belakang. Kondisi ini cukup sering terjadi ketika barang baru terus diletakkan di depan tanpa memperhatikan stok sebelumnya.
Agar sistem berjalan konsisten, setiap barang yang masuk dan keluar perlu dicatat dengan baik. Pemeriksaan stok secara berkala juga membantu menemukan barang yang mulai mengalami kerusakan atau mendekati batas masa simpan.
3. Perhatikan Cara Memindahkan Barang
Saat memindah barang, terkadang ada hal-hal yang terjadi seperti barang yang terjatuh atau mengalami benturan yang membuatnya rusak. Oleh karenanya, Anda dan tim perlu memahami cara membawa dan menempatkan produk sesuai dengan karakter barangnya.
Barang yang mudah pecah atau memiliki kemasan rapuh tentu membutuhkan perhatian lebih dibandingkan produk yang lebih kuat. Kebiasaan sederhana seperti tidak melempar atau menyeret kemasan dapat membantu menjaga kondisi barang.
Dalam hal ini, Anda juga dapat menggunakan alat bantu apabila barang memiliki ukuran atau bobot yang membuatnya sulit dipindahkan secara manual. Penggunaan troli, hand pallet, atau peralatan lain yang sesuai dapat membuat proses pemindahan lebih aman dan mengurangi risiko barang terjatuh.
Selain beberapa poin di atas, Anda sebaiknya juga memastikan penggunaan rak yang tepat untuk penyimpanan barang. Poin ini penting karena rak yang tepat turut menurunkan risiko barang rusak di gudang saat disimpan. Apalagi, jika Anda menyimpan barang berukuran besar dan berat.

Nah, berbincang tentang kebutuhan rak gudang untuk menunjang penyimpanan, Rak Minimarket Indonesia siap membantu. Kami menyediakan opsi rak custom yang bisa dipesan sesuai dengan kebutuhan gudang Anda. Segera hubungi CS kami untuk konsultasi!




